Bupati dan Wabup Gresik Ajak Warga Desa Kedanyang Hidup Rukun

48

GRESIK l – Melalui Sedekah bumi yang diselenggarakan di Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas Gresik Jawa Timur pada Sabtu (20/7). Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto dan Mohammad Qosim mengajak seluruh Warga Desa Kedanyang untuk tetap hidup rukun.

“Kita semua ini adalah saudara. Jangan ada permusuhan siapapun calon kepala desa yang akan didukung”, kata Bupati.

Menurut keduanya, ada tidak ada pemilihan kepala desa, sedekah bumi tetap dilaksanakan setiap tahun. Melalui sedekah bumi diharapkan adanya peningkatan rasa persaudaraan antar warga Desa Kedanyang ini.

Dengan kehadiran Bupati dan wakil Bupati ini setidaknya dapat mendinginkan suasana berlangsungnya Pemilihaan Kepala Desa beberapa hari yang akan datang. Bupati menekankan bahwa dirinya dan Wabup Qosim adalah orang yang netral. keduanya tidak mendukung siapapun.

Permintaan Sambari-Qosim ini bukan tanpa alasan. Suasana menjelang Pilkadas serentak pada tanggal 31 Juli 2019 yang akan datang ini telah menciptakan suasana yang kurang nyaman diantara masyarakat khususnya pendukung kedua calon Kepala Desa masing-masing.

“Jangan percaya bila ada orang bicara bahwa ada penjabat yang mendukung si A dan si B, saudara jangan percaya. Bahkan Pak Pj kepala Desa sudah saya peringatkan untuk bisa bersikap netral, adil dan tidak memihak siapapun” ujar Sambari Qosim bergantian.

Kemudian Bupati memanggil Sekcam Kebomas Zainul yang saat ini menjabat sebagai Pj Kepala Desa Kedanyang untuk meyakinkan masyarakat bahwa Bupati dan Wakil Bupati serta Pemerintah Kabupaten Gresik bersikap adil pada Pemilihan Kepala Desa di Kedanyang.

Puncak sedekah bumi Desa Kedanyang diakhiri dengan perebutan tumpeng raksasa yang isinya hasil bumi dan pertanian masyarakat oleh warga kedanyang, muda sampai tua. Mereka berebut untuk mendapatkan hasil yang sebanyak-banyaknya. (net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here