Gunakan Masa Mudamu, Sebelum Masa Tuamu

68
H Riki saat sharing dengan ultrasmania tentang sepak bola

GRESIK l“Kecil dimanja, muda foya-foya, tua kaya raya, dan mati masuk surga.” Inilah guyonan sebagian pemuda. Lain dengan sosok satu ini, semoga ini dapat menginspirasi pemuda lainnya, sehingga mereka dapat memanfaatkan waktu mudanya dengan sebaik- baiknya.

Jadi, usia muda (25-50 tahun) adalah masa fit (semangat) untuk melakukan hal apapun. Oleh karena itu, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya. Janganlah disia-siakan, memanfaatkan masa muda bisa digunakan untuk hal-hal yang positif terlebih untuk kesuksesan dan sebagainya.

Pertama, masa muda untuk beribadah akan bermanfaat untuk masa tuanya, seperti dalam Surat At Tiin 4-6, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Maksudnya di waktu muda adalah masa kuat dan semangat, sedangkan masa tua adalah fase berkurangnya semangat dan kekuatan. Sekaligus pada fase ini berkurang sifat lahiriyah maupun batin. “Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.” Mereka yang gemar beramal saat muda, mereka tidak akan berhenti untuk beramal kebaikan. Maka di saat tua dia akan diberi ganjaran sebagaimana di waktu mudanya.

Kedua, masa muda digunakan untuk mencari rizki (membuka usaha sendiri). H Thoriq Fajeri yang akrab dipanggil H Riki mengatakan dalam hal tersebut sangat bisa sekali membantu kaum muda lainnya yang mempunyai keterbatasan dana dan skill. “Terkadang saya sering dipakai teman-teman sebagai jalan terakhir jika mereka butuh dana.” Ujarnya.

ketiga, masa muda ataupun masa luang, seyogyanya dipakai untuk menuntut ilmu, belajar setinggi – tingginya, selagi kita muda dan bersemangat untuk menuntut ilmu. “Selagi muda dan bersemangat sangatlah cocok untuk menuntut ilmu ditambah lagi saat waktu luang dipakai untuk membaca buku, karena buku termasuk jendela dunia dan pusat informasi.” Ungkap lulusan salah satu universitas di Gresik.

keempat, Masa muda dipakai untuk kegiatan sosial atau kegiatan positif lainnya. Bagi Riki kegiatan positif menurutnya adalah ikut terjun dalam kepengurusan ultrasmania, kegiatan kami selain memberi support sepak bola Gresik, kita juga sering melakukan kegiatan sosial lainnya, bakti sosial, santunan anak yatim, bikin seminar, festival musik. “Kegiatan kami yang terakhir adalah baksos banjir di Cerme dan buka bersama sambil ngaji (belajar agama).” Ujarnya, selaku ketua umum ultrasmania sekarang.

Kelima, alangkah terbaiknya jika masa muda dipakai untuk berkidmah di organisasi keagamaan. “Mulai beberapa tahun kmrin saya ikut terjun dalam kepengurusan Lembaga NU khususnya di RMI NU yang membidangi (mengurus) tentang pondok pesantren”. Karena hal tersebut sosoknya lebih sering ikut kegiatan keagamaan dan kegiatan di pondok pesantren. “Harapan saya, saya hanya mengamalkan isi no 3 dalam tembang tombo ati, yaitu wong kang sholeh kumpulono (Berkumpul dengan orang guru-guru, ulama’ dan kiyai).” Pungkasnya.

Hidup di dunia hanyalah sementara jadi manfaatkanlah waktu mudamu, sebelum datang waktu tuamu. Melalui tulisan ini, Semoga Allah memberi taufik dan hidayah kepada saya dan pemuda – pemuda lainya untuk tetap di jalan yang lurus. (bet)

 

Jum,at, 12 Juli 2019 Pukul 19.30

Penulis :Fikri Baihaqi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here